|
|
7 September 2010 06:15 WIB |
|
| Belum ada data untuk kurs pajak hari ini. | |
|
|
|
|
|
|
| FREQUENTLY ASKED QUESTIONS |
|
Cetak halaman ini
Kirim artikel ke teman

| Berapa lama jangka waktu pengajuan keberatan ?
- Keberatan harus diajukan dalam jangka waktu 3 bulan sejak tanggal SKPKB, SKPKBT, SKPLB, SKPN atau sejak tanggal dilakukan pemotongan/pemungutan oleh pihak ketiga.
- Untuk surat keberatan yang disampaikan langsung ke Kantor Pelayanan Pajak, maka jangka waktu 3 bulan dihitung sejak tanggal SKPKB, SKPKBT, SKPLB, SKPN atau sejak dilakukan pemotongan/pemungutan oleh pihak ketiga sampai saat keberatan diterima oleh Kantor Pelayanan Pajak.
- Untuk surat keberatan yang disampaikan melalui pos ( harus dengan pos tercatat), maka jangka waktu 3 bulan dihitung sejak tanggal SKPKB, SKPKBT, SKPLB, SKPN atau sejak dilakukan pemotongan/pemungutan oleh pihak ketiga sampai dengan tanggal tanda bukti pengiriman melalui Kantor Pos dan Giro.
|  |
| Jelaskan syarat-syarat pengajuan Surat Banding ke Badan Penyelesaian Sengketa Pajak serta dalam pasal berapa hal tersebut diatur ?
Syarat yang harus dipenuhi dalam Surat Banding adalah :
| 1. |
Banding diajukan dengan surat banding dalam Bahasa Indonesia kepada Badan Penyelesaian Sengketa Pajak yang daerah hukumnya meliputi wilayah kerja pejabat yang menerbitkan keputusan yang dibanding (Pasal 32 ayat 1), |
| 2. |
Diajukan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal diterima keputusan yang dibanding (Pasal 32 ayat 2), |
| 3. |
Terhadap satu keputusan diajukan satu surat banding (Pasal 33 ayat 1), |
| 4. |
Banding diajukan disertai dengan alasan-alasan yang jelas dan mencantumkan tanggal diterima surat keputusan yang dibanding (Pasal 33 ayat 2), |
| 5. |
Pada surat banding dilampirkan salinan keputusan yang dibanding (Pasal 33 ayat 3), |
| 6. |
Apabila banding diajukan terhadap besarnya jumlah pajak yang terutang, banding hanya dapat diajukan apabila jumlah pajak yang terutang dimaksud telah dibayar lunas (Pasal 34) | |  |
| Bagaimana proses pengajuan surat banding ?
| 1. |
Banding diajukan dengan Surat Banding dalam Bahasa Indonesia, |
| 2. |
Ditujukan kepada Badan Penyelesaian Sengketa Pajak dengan melampirkan :
- Salinan keputusan yang dibanding
- Bukti pelunasan pajak yang terutang yang dibanding
- Data dan bukti-bukti pendukung (SKP, Surat Permohonan Keberatan, SPT, Laporan Keuangan dll)
- Surat Kuasa bermeterai, bila diwakili oleh kuasanya
|
| 3. |
Paling lambat 14 hari sejak Banding disampaikan Pemohon Banding akan mendapat permintaan kelengkapan apabila banding yang disampaikan ternyata tidak/kurang lengkap |
| 4. |
Paling lambat 3 bulan sejak tanggal diterimanya keputusan yang dibanding, Pemohon Banding harus melengkapi permohonan bandingnya yang kurang lengkap/belum memenuhi persyaratan |
| 5. |
Paling lambat 14 hari sebelum persidangan dimulai, Pemohon Banding akan mendapat pemberitahuan sidang. | |  |
| Siapakah yang dapat mengajukan banding ke Badan Penyelesaian Sengketa Pajak ?
| 1. |
Banding diajukan sendiri oleh pembayar
pajak, ahli waris, seorang pengurus atau kuasa hukumnya |
| 2. |
Apabila selama proses banding, pemohon
banding meninggal dunia, banding dapat dilanjutkan oleh ahli warisnya, kuasa
hukum dari ahli warisnya atau pengampunya dalam hal pemohon banding pailit
|
| 3. |
Apabila selama proses banding, pemohon
banding melakukan penggabungan, peleburan, pemecahan atau pemekaran usaha atau
likuidasi, permohonan dimaksud dapat dilanjutkan oleh pihak yang menerima
pertanggungjawaban, karena penggabungan, peleburan, pemecahan atau pemekaran
usaha atau karena likuidasi dimaksud. | |  |
| Jelaskan persiapan persidangan yang dilakukan oleh Badan Penyelesaian Sengketa Pajak sebelum proses persidangan dilaksanakan !
| 1. |
Badan Penyelesaian Sengketa Pajak
meminta Surat Uraian Banding kepada Terbanding dalam jangka waktu 14 hari sejak
diterima Surat Banding lengkap, |
| 2. |
Dalam hal Pemohon Banding melengkapi
surat atau dokumen susulan kepada Badan Penyelesaian Sengketa Pajak, jangka
waktu 14 hari dihitung sejak tanggal diterima surat atau dokumen susulan
dimaksud, /FONT> |
| 3. |
Terbanding menyerahkan Surat Uraian
Banding kepada Badan Penyelesaian Sengketa Pajak dalam jangka waktu 3 bulan
sejak tanggal dikirim Permintaan Surat Uraian Banding, |
| 4. |
Salinan Surat Uraian Banding oleh Badan
Penyelesaian Sengketa Pajak dikirimkan kepada Pemohon Banding dalam jangka waktu
14 hari sejak tanggal diterima, |
| 5. |
Pemohon Banding memberikan
tanggapan/bantahan atas Surat Uraian Banding yang diterimanya dalam jangka waktu
30 hari sejak diterimanya salinan Surat Uraian Banding, |
| 6. |
Apabila Terbanding atau Pemohon Banding
tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud angka 3 dan |
| 7. |
Badan Penyelesaian Sengketa Pajak tetap
melanjutkan pemeriksaan banding. | |  |
|
|