| Langkah Pertama : Mengajukan Permohonan |
|
| 1. |
Mengajukan permohonan secara tertulis kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar sesuai dengan contoh surat permohonan, dengan melampirkan : |
|
|
a. |
Fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak atau Surat Keterangan Terdaftar. |
|
b. |
Dalam dalam hal Pengusaha Kena Pajak disertai dengan fotokopi Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak. |
|
| 2. |
Permohonan sebagaimana dimaksud diatas dapat disetujui apabila, |
|
|
a. |
Alamat yang tercantum pada permohonan sama dengan alamat dalam database (master file) Wajib Pajak di Direktorat Jenderal Pajak. |
|
b. |
Bagi Wajib Pajak yang telah mempunyai kewajiban menyampaikan Surat Pemberitahuan, telah menyampaikan, |
|
|
|
i. |
Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi atau Badan untuk Tahun Pajak terakhir. |
|
|
ii. |
Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Pasal 21 untuk Tahun Pajak terakhir. |
|
|
iii. |
Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai untuk 6 (enam) Masa Pajak terakhir. |
|
| 3. |
Kepala Kantor Pelayanan Pajak harus memberikan keputusan atas permohonan yang diajukan oleh Wajib Pajak untuk memperoleh Electronic Filing Identification Number (e-FIN) paling lama 2 (dua) hari kerja sejak permohonan diterima secara lengkap. |
|
| Langkah Kedua : Registrasi |
|
| 1. |
Wajib Pajak yang sudah mendapatkan Electronic Filing Identification Number (eFIN) dari Kantor Pelayanan Pajak mendaftarkan diri melalui website https://efiling.layananpajak.com/registrasiwp/. |
| 2. |
Setelah Wajib Pajak mendaftarkan diri, Layanan Pajak akan memberikan : |
|
|
a. |
User ID dan Password |
|
b. |
Aplikasi e-SPT beserta petunjuk penggunaan dan informasi lainnya, sesuai dengan jenis-jenis pajak yang diperlukan. |
|
c. |
Sertifikat digital (digital certificate) yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Pajak berdasarkan Electronic Filing Identification Number (e-FIN) yang didaftarkan oleh Wajib Pajak. |
|
| 3. |
Sertifikat Digital (Digital certificate) tersebut akan ter-install secara otomatis ke dalam komputer yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk melakukan registrasi, yang antara lain berfungsi untuk, |
|
|
a. |
Keamanan dengan melakukan pengacakan data e-SPT (encryption). |
|
b. |
Otentifikasi pengirim data e-SPT. |
|
c. |
Menjamin integritas data e-SPT. |
|
d. |
Mencegah penyangkalan (non-repudiation) |
|
| Langkah Ketiga : E-Filing |
|
| 1. |
Wajib Pajak dapat mempersiapkan dan melakukan pengisian SPT secara off-line melalui aplikasi e-SPT yang telah diberikan. |
| 2. |
Setelah data terisi lengkap, penyampaian laporan (e-Filing) dilakukan secara on-line melalui https://efiling.layananpajak.com/registrasiwp/ |